Wednesday, December 17, 2014

Kumano Kodo & Kumano Sanzan

A journey to the place where the Gods have lived...


Bagi turis pada umumnya, bila ke Jepang tujuan utamanya adalah Tokyo-Osaka-Kyoto. Tapi karena saya adalah turis yang tidak umum, maka sudah sejak lama ada keinginan untuk menempuh Kumano Kodo


Kumano Kodo path
Kumano Kodo adalah serangkaian rute ziarah kuno yang terkenal di Jepang, bahkan terdaftar sebagai UNESCO World Heritage dengan nama Sacred Sites and Pilgrimage Routes in the Kii Mountain Range.


Kumano Kodo stone path

Sunday, November 30, 2014

Toko Merah, ternyata tak menjual merah...

Toko Merah, peninggalan arsitektur kolonial di Jakarta 

Toko Merah (Red Shop), located at Jl. Kali Besar Barat 11, Kota Tua, West Jakarta

Toko Merah, dari namanya otomatis kita berharap dapat membeli sesuatu di tempat ini. Tapi ternyata Toko Merah bukanlah sebuah toko...wkwkwk...


Toko Merah (Red Shop)


Saturday, November 29, 2014

Candra Naya : Jejak sejarah Tionghoa di Ibu Kota Jakarta

Saksi sejarah Batavia yang tersembunyi ditengah belantara gedung tinggi Jakarta...


Saat diajak ke Candra Naya, langsung saya bertanya, apa itu? Dimana letaknya? Dan jawaban "Bangunan bersejarah di Jl. Gajah Mada" bukannya menjadikan jelas, malah menimbulkan lebih banyak pertanyaan lagi... di Jl. Gajah Mada ada bangunan bersejarah? Masa sih? Sebelah mana? Sudah banyak kali saya melintasi Jl. Gajah Mada, tapi belum pernah melihat ada bangunan bersejarah yang bernama Candra Naya tersebut. ....Dan sepertinya saya bukan satu-satunya orang yang tidak tau^^


Candra Naya located in the middle of Novotel Hotel, Jl.Gajah Mada 188, Jakarta 

Sunday, November 23, 2014

Autumn is coming to Minoh

Morning walk - Early autumn at Minoh park


Pagi itu suasana di Umeda station sudah mulai sibuk dan crowded...Ingin rasanya sejenak meninggalkan kesibukan Osaka. Dengan naik subway Takarazuka line sekitar 30 menit dari Osaka, sampailah ke Minoo. Minoh park yang terkenal dengan koyo-nya (autumn foliage) terletak tak jauh dari Minoo station.


Minoh Park, Osaka


Sunday, October 19, 2014

A memory of Bassano del Grappa

A piece of memory about pretty little heaven named Bassano del Grappa....

Bassano del Grappa

Disaat Jakarta panas membara seperti ini, paling enak minum ice lemon tea yang dingiiin, sambil membuka album lama dan mengingat kembali kenangan pertama kali merasakan dinginnya salju di sebuah kota kecil di Vicenza Province, Northern Italy. Perjalanan sekitar 8 tahun lalu ini menjadi kenangan tersendiri yang tak terlupakan^^


Snowy hills outside Bassano del Grappa


Monday, September 15, 2014

Pari Island....a Little Paradise near Big Jakarta

Pari Island, just a little paradise in the middle of Thousand islands...


Pari Monument, turquoise water, and white sands

Sekitar 2 jam perjalanan dari Pelabuhan Muara Angke, naik perahu yang cukup merakyat, akhirnya sampailah di surga kecil ini. Lega rasanya saat kapal mulai bergerak meninggalkan pelabuhan Muara Angke yang kurang layak kondisinya itu.... duduk santai dipinggiran kapal, terkantuk-kantuk, menikmati angin semilir dan percikan air, sambil menyaksikan perubahan warna air laut, dari hitam... coklat... hijau... biru tua... dan warna biru muda nan segar mengucapkan selamat datang saat kapal mencapai dermaga Pulau Pari


Welcome to Pari Island


Saturday, August 16, 2014

Yoyogi Park, a greenery escape of Tokyo megapolitan

Yoyogi Park, a big green lush forest right in the middle of Tokyo megapolitan 

Salah satu taman favorite saya di Tokyo adalah Yoyogi Park. Letaknya persis di jantung kota Tokyo. Ditengah hutan beton pencakar langit megapolitan Tokyo, ternyata ada hutan hijau nan luas, rimbun dan sejuk ...Yoyogi Park.


Lush green Yoyogi Park

Saking luasnya, satu sisi Yoyogi Park bisa diakses dari Yoyogi station, dan satu sisi lagi bisa diakses dari Harajuku station. Saya paling suka akses dari Harajuku station, keluar dari station langsung terjun ketengah pusat mejeng anak muda Tokyo, dengan dandanannya yang super heboh. Hanya selangkah dari Harajuku station adalah gerbang masuk ke Yoyogi Park, sisi Meiji Shrine. Kontras semacam inilah yang bikin I love Tokyo! Tengok kiri hype pusat pertokoan dan ribuan remaja funky, tengok kanan hutan hujau yang tenang menghanyutkan dan orang-orang ber-kimono yang menuju ke Meiji Shrine.


Thursday, July 3, 2014

I Love Tokyo [Part 3]

A place to experience the real safe and comfortable feeling...

Sering dibilang kota paling bersih didunia adalah Singapore. Bagi saya hal ini kurang tepat, kota paling bersih yang pernah saya injak adalah Tokyo. Hampir tak pernah di Tokyo saya melihat sampah yang tidak berada di tempat sampah ....tepatnya hanya 1x saya melihat sampah tercecer di pinggir jalan. Entahlah....mungkin saya yang kurang lama berjalan menyusuri jalanan Tokyo^^


Pedestrian in Makuhari

Pedestrian yang bersih dan luas, dengan pepohonan di sepanjang tepi jalan, sangat nyaman untuk berjalan kaki. Bahkan saat hujan deraspun masih cukup nyaman untuk berjalan kaki, tak ada genangan air yang berarti, apalagi banjir...


Walking under hard rain around Ueno Park


Friday, June 20, 2014

I Love Tokyo [Part 2]

Meet the amazing megapolitan people...


Kawaii generation at Akihabara, Tokyo

Tokyo, orang-orangnya funky, fashionable, tapi sangat sopan, teratur, dan saling menghargai. Sesaat takjub menyaksikan dandanan anak muda yang "ajaib" dengan gaya cosplay di kehidupan sehari-hari. Anak sekolah dengan seragamnya yang keren, seperti di film-film... sampai orang-orang tua-nya yang tetap mandiri. 


Old and young people enjoying Sakura blossom at Chiyoda, Tokyo


Tuesday, June 3, 2014

I love Tokyo [Part 1]

Tokyo ...fallen in love from the very first time I stepped into this city^^

Tokyo, my favorite city. Sebagai seseorang yang lahir dan besar di gunung, sampai sekarang kalau disuruh pilih mau ke kota besar atau ke desa, saya pasti pilih ke desa.... kalau pilihannya desa atau gunung, saya pasti pilih gunung. Tapi pengecualian untuk Tokyo, I love this city. Why?...

 Rainbow Bridge with Tokyo Tower on the background  ...2 of city's icon

Pertama kali ke Tokyo tahun 2004, berarti 12 tahun lalu ...kesan pertama ini mendalam sekali, seakan mata terbuka, ternyata di bumi ini ada sebuah kota megapolitan yang begitu besar dan padat, tapi everything so clean, well organized, neat, orderly, on-time... amazing!

Massive hi-rise building with a touch of Sakura line at Chiyoda area

Banyak hal yang bikin saya jatuh cinta pada Tokyo, tapi 3 yang paling utama :
1.  Modern dan tradisional melebur dalam harmony
2.  Orang-orangnya yang unik
3.  Bersih luar biasa, aman, nyaman dan on-time