Saturday, December 20, 2014

Kumano Hongu Taisha (Kumano Sanzan Part 3)

Hongu Taisha, a majestic temple in the rugged mountains


Kumano Hongu Taisha

Hongu Taisha merupakan kuil terakhir dari rangkaian Kumano Sanzan, tujuan akhir dari perjalanan ziarah Kumano Kodo, kuil utama dari sekitar 3000 kuil Shinto yang tersebar di seluruh Jepang.

Torii entrance to Hongu Taisha ground


Friday, December 19, 2014

Kumano Hatayama Taisha (Kumano Sanzan part 2)

Hatayama Taisha, grand shrine in Shungu town

Kumano Hatayama Taisha
Hatayama Taisha adalah kuil kedua dari Kumano Sanzan, dan yang paling mudah dicapai diantara ke 3 kuil tsb, karena letaknya berada di dalam kota Shingu, persis ditepi jalan raya, ...tidak perlu naik tangga, ...tidak perlu menembus hutan.


Kumano Hatayama Taisha main entrance 
Warna merah terang khas kuil Shinto menyambut sejak gerbang masuk sampai ke bangunan utama kuil yang megah. Meskipun letaknya ditepi jalan raya, tapi begitu melangkah masuk ke kawasan kuil ini, langsung terasa tenang, sakral, damai....



Thursday, December 18, 2014

Kumano Nachi Taisha (Kumano sanzan part.1)

Kumano Nachi Taisha, when religious blend with natural beauty...

Three storied Pagoda with Nachi no Otaki on the background
Pernah melihat foto atau kartu pos bergambar pagoda yang indah dengan air terjun dibelakangnya? Tempat ini berada di kawasan Nachi-san, dan ternyata selain indah juga memiliki makna religi dan sejarah yang dalam.

Kumano Nachi Taisha (Shrine)
Kumano Nachi Taisha adalah kuil pertama dari Kumano Sanzan (3 Kumano grand shrine), yang berada di area Kii-Katsuura, Wakayama prefecture.

Wednesday, December 17, 2014

Kumano Kodo & Kumano Sanzan

A journey to the place where the Gods have lived...


Bagi turis pada umumnya, bila ke Jepang tujuan utamanya adalah Tokyo-Osaka-Kyoto. Tapi karena saya adalah turis yang tidak umum, maka sudah sejak lama ada keinginan untuk menempuh Kumano Kodo


Kumano Kodo path
Kumano Kodo adalah serangkaian rute ziarah kuno yang terkenal di Jepang, bahkan terdaftar sebagai UNESCO World Heritage dengan nama Sacred Sites and Pilgrimage Routes in the Kii Mountain Range.


Kumano Kodo stone path

Sunday, November 30, 2014

Toko Merah, ternyata tak menjual merah...

Toko Merah, peninggalan arsitektur kolonial di Jakarta 

Toko Merah (Red Shop), located at Jl. Kali Besar Barat 11, Kota Tua, West Jakarta

Toko Merah, dari namanya otomatis kita berharap dapat membeli sesuatu di tempat ini. Tapi ternyata Toko Merah bukanlah sebuah toko...wkwkwk...


Toko Merah (Red Shop)


Saturday, November 29, 2014

Candra Naya : Jejak sejarah Tionghoa di Ibu Kota Jakarta

Saksi sejarah Batavia yang tersembunyi ditengah belantara gedung tinggi Jakarta...


Saat diajak ke Candra Naya, langsung saya bertanya, apa itu? Dimana letaknya? Dan jawaban "Bangunan bersejarah di Jl. Gajah Mada" bukannya menjadikan jelas, malah menimbulkan lebih banyak pertanyaan lagi... di Jl. Gajah Mada ada bangunan bersejarah? Masa sih? Sebelah mana? Sudah banyak kali saya melintasi Jl. Gajah Mada, tapi belum pernah melihat ada bangunan bersejarah yang bernama Candra Naya tersebut. ....Dan sepertinya saya bukan satu-satunya orang yang tidak tau^^


Candra Naya located in the middle of Novotel Hotel, Jl.Gajah Mada 188, Jakarta 

Sunday, November 23, 2014

Autumn is coming to Minoh

Morning walk - Early autumn at Minoh park


Pagi itu suasana di Umeda station sudah mulai sibuk dan crowded...Ingin rasanya sejenak meninggalkan kesibukan Osaka. Dengan naik subway Takarazuka line sekitar 30 menit dari Osaka, sampailah ke Minoo. Minoh park yang terkenal dengan koyo-nya (autumn foliage) terletak tak jauh dari Minoo station.


Minoh Park, Osaka


Sunday, October 19, 2014

A memory of Bassano del Grappa

A piece of memory about pretty little heaven named Bassano del Grappa....

Bassano del Grappa

Disaat Jakarta panas membara seperti ini, paling enak minum ice lemon tea yang dingiiin, sambil membuka album lama dan mengingat kembali kenangan pertama kali merasakan dinginnya salju di sebuah kota kecil di Vicenza Province, Northern Italy. Perjalanan sekitar 8 tahun lalu ini menjadi kenangan tersendiri yang tak terlupakan^^


Snowy hills outside Bassano del Grappa


Monday, September 15, 2014

Pari Island....a Little Paradise near Big Jakarta

Pari Island, just a little paradise in the middle of Thousand islands...


Pari Monument, turquoise water, and white sands

Sekitar 2 jam perjalanan dari Pelabuhan Muara Angke, naik perahu yang cukup merakyat, akhirnya sampailah di surga kecil ini. Lega rasanya saat kapal mulai bergerak meninggalkan pelabuhan Muara Angke yang kurang layak kondisinya itu.... duduk santai dipinggiran kapal, terkantuk-kantuk, menikmati angin semilir dan percikan air, sambil menyaksikan perubahan warna air laut, dari hitam... coklat... hijau... biru tua... dan warna biru muda nan segar mengucapkan selamat datang saat kapal mencapai dermaga Pulau Pari


Welcome to Pari Island


Saturday, August 16, 2014

Yoyogi Park, a greenery escape of Tokyo megapolitan

Yoyogi Park, a big green lush forest right in the middle of Tokyo megapolitan 

Salah satu taman favorite saya di Tokyo adalah Yoyogi Park. Letaknya persis di jantung kota Tokyo. Ditengah hutan beton pencakar langit megapolitan Tokyo, ternyata ada hutan hijau nan luas, rimbun dan sejuk ...Yoyogi Park.


Lush green Yoyogi Park

Saking luasnya, satu sisi Yoyogi Park bisa diakses dari Yoyogi station, dan satu sisi lagi bisa diakses dari Harajuku station. Saya paling suka akses dari Harajuku station, keluar dari station langsung terjun ketengah pusat mejeng anak muda Tokyo, dengan dandanannya yang super heboh. Hanya selangkah dari Harajuku station adalah gerbang masuk ke Yoyogi Park, sisi Meiji Shrine. Kontras semacam inilah yang bikin I love Tokyo! Tengok kiri hype pusat pertokoan dan ribuan remaja funky, tengok kanan hutan hujau yang tenang menghanyutkan dan orang-orang ber-kimono yang menuju ke Meiji Shrine.